Pada hari Kamis, 8 Mei 2025, bertempat di Balai Serindit, Kediaman Gubernur Riau, sebuah momentum bersejarah terukir dalam upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Riau. Bertempat di ruang yang melambangkan kearifan lokal, sebuah deklarasi bersama dengan khidmat dicanangkan. Pernyataan Bersama ini merupakan ikrar kolektif dari seluruh pemangku kepentingan di Riau yang merepresentasikan suara Pemerintah Daerah, kearifan Masyarakat Adat, inovasi dari sektor Swasta dan Akademisi, advokasi dari Lembaga Swadaya Masyarakat, serta peran kontrol sosial dari Media. Kesemuanya bersatu padu dalam satu visi: mendukung penuh implementasi Inisiatif GREEN for Riau.
Deklarasi ini secara khusus menegaskan komitmen bersama untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan tata kelola hutan serta lahan secara lestari melalui pengembangan program Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD+). Inisiatif ini tidak hanya dilihat sebagai program lingkungan, melainkan sebagai fondasi bagi transformasi ekonomi hijau di Riau. Dengan mengintegrasikan nilai konservasi dalam setiap aspek pembangunan, para pihak bertekad untuk menurunkan emisi, melindungi keanekaragaman hayati, serta memastikan bahwa sumber daya alam dikelola secara adil dan bijaksana untuk kesejahteraan generasi kini dan mendatang.
Momen sakral tersebut mendapat kehormatan dengan disaksikan langsung oleh Gubernur Riau dan Ketua DPRD Riau, yang menandakan dukungan penuh dari pucuk pimpinan eksekutif dan legislatif daerah. Kehadiran para undangan pun mencerminkan tingginya dukungan dan perhatian global dan nasional terhadap langkah strategis ini. Tampak hadir perwakilan dari Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, serta jajaran Pemerintah Kabupaten se-Provinsi Riau, menunjukkan sinergi vertikal pemerintahan yang kuat. Lebih dari itu, apresiasi internasional terwujud dengan hadirnya perwakilan dari Kedutaan Besar Inggris dan Norwegia, serta Kepala Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jakarta. Kehadiran mereka menjadi simbol pengakuan dunia bahwa komitmen dari Riau merupakan langkah konkret dan strategis dalam agenda iklim global, sekaligus membuka peluang kemitraan internasional untuk mewujudkan pembangunan rendah karbon yang inklusif dan berdampak luas.
